UKM SPEKTRA UMMAT Latih 89 Mahasiswa FKIP Susun Artikel Systematic Literature Review



Mataram 23 Juli 2026 – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Studi Penelitian, Kompetisi, dan Publikasi Ilmiah Transformatif (SPEKTRA) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menggelar pelatihan penyusunan artikel
Systematic Literature Review (SLR) bagi 89 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 15–17 Juni 2026 secara offline dan pendampingan melalui WA group sampai 20 Juni 2026, dan melibatkan 12 tutor yang merupakan alumni Kelas Riset Angkatan V.

Pelatihan tersebut ditujukan untuk membekali calon peserta Kelas Riset Angkatan VI FKIP (TA 2026-2027) dengan keterampilan dasar dalam menyusun artikel ilmiah berbasis kajian literatur yang sistematis dan terstruktur dengan menggunakan Scispace, Elicit, Google Scholar, Mendeley, dan ChatGPT. Selain sebagai kegiatan akademik, pelatihan ini juga menjadi bagian dari proses kaderisasi riset dan publikasi ilmiah di lingkungan UMMAT.

Pembina Kelas Riset FKIP sekaligus Pembina Spektra, Dr. Syaharuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai ajang seleksi bagi mahasiswa yang akan bergabung dalam Kelas Riset FKIP. Mahasiswa yang mampu menyelesaikan tugas penyusunan artikel SLR dengan baik akan berkesempatan mengikuti program pembinaan lanjutan yang didampingi oleh para pembina fakultas yang memiliki keahlian di bidang statistik dan metodologi penelitian.

Kedua, artikel SLR yang dihasilkan mahasiswa akan diarahkan untuk dipresentasikan pada seminar nasional maupun internasional yang diselenggarakan oleh FKIP UMMAT pada Juli dan Agustus 2026 mendatang. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kolaborasi publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa sekaligus memperluas dampak sitasi terhadap karya-karya akademik yang dihasilkan.

“Publikasi ilmiah yang dihasilkan mahasiswa dan dosen tidak hanya bermanfaat bagi pengembangan kapasitas akademik individu, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan reputasi institusi. Dampak jangka panjangnya dapat memperkuat posisi UMMAT dalam berbagai pemeringkatan akademik, termasuk kinerja publikasi dan sitasi yang tercermin pada indeks SINTA,” ujarnya.

Menurut “Pak Guru”, sapaan akrab Dr. Syaharuddin, kegiatan penyusunan SLR juga menjadi sarana transfer pengetahuan antar generasi mahasiswa. Alumni Kelas Riset yang telah memiliki pengalaman dalam penelitian dan publikasi diberikan kesempatan untuk membimbing mahasiswa baru, sehingga proses kaderisasi di bidang riset dan publikasi dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Ketua Umum SPEKTRA, Supardi, bersama 11 tutor lainnya, yakni Hanik, Wina Fadila Aulia, Almaidah Purnamasari Arif, Rosmini, St. Hajar, Ikhwanul Muslimin, Hendi Hidayah, Istikatunisah, Sri Endang, Heni Andriani, dan Sri Ulandari, menjadi fasilitator utama dalam pelatihan yang dilaksanakan secara offline tersebut.

Pelaksanaan kegiatan memanfaatkan sejumlah ruang belajar di lingkungan kampus, termasuk ruang kelas di Perpustakaan H. Lalu Mudjitahid UMMAT dan beberapa ruang kuliah di FKIP. Untuk memaksimalkan proses pendampingan, peserta dibagi ke dalam enam kelas. Setiap kelas didampingi oleh dua tutor yang membimbing sekitar 10 hingga 15 mahasiswa selama proses pelatihan berlangsung.

Dr. Syaharuddin menambahkan bahwa program ini merupakan uji coba perdana yang digagas oleh SPEKTRA sejak resmi dibentuk sebagai organisasi kemahasiswaan. Ke depan, model pelatihan serupa direncanakan akan diperluas kepada mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UMMAT.

“Melalui SPEKTRA, kami ingin menghadirkan wadah kolaboratif yang memungkinkan mahasiswa belajar bersama, saling berbagi pengalaman, serta meningkatkan kapasitas riset, publikasi, dan kompetisi ilmiah. Harapannya, SPEKTRA dapat menjadi salah satu motor penggerak dalam membangun budaya akademik dan memperkuat reputasi UMMAT di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.


@adminjadiupdate

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama