Mataram, 23 Agustus 2026 - Tim Satgas Tanggap Bencana IKB FLOBAMORA NTB bersama Ketua Umum IKB FLOBAMORA NTB, panitia, dan para relawan kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui aksi penggalangan dana bagi korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Aksi sosial dan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026, di dua titik lokasi di Kota Mataram, yakni kawasan Car Free Day (CFD) Udayana, tepatnya di depan Kantor Bawaslu Provinsi NTB, serta di Lampu Merah Sriwijaya.
Penggalangan dana di dua lokasi tersebut menjadi bagian dari gerakan solidaritas Keluarga Besar IKB FLOBAMORA NTB untuk membantu meringankan beban masyarakat Flores yang terdampak bencana. Ketua Umum IKB FLOBAMORA NTB bersama Tim Satgas Tanggap Bencana, panitia, dan relawan turun langsung ke tengah masyarakat untuk mengajak warga Kota Mataram turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Dari aksi penggalangan dana di kawasan CFD Udayana, berhasil dihimpun dana sebesar Rp3.203.000. Sementara itu, penggalangan dana yang dilaksanakan di Lampu Merah Sriwijaya berhasil mengumpulkan Rp4.315.000.
Dengan demikian, total keseluruhan dana yang berhasil dihimpun dari dua titik penggalangan dana mencapai Rp7.600.000. Capaian tersebut menjadi bukti kuat tingginya kepedulian dan solidaritas masyarakat Kota Mataram terhadap saudara-saudara di Flores yang sedang menghadapi musibah.
Ketua Umum IKB FLOBAMORA NTB, Fransiskus Xaverius Lon, SE., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga merupakan bentuk nyata kepedulian sosial dan ikatan persaudaraan antara masyarakat Flobamora di NTB dengan masyarakat Flores.
«“Hari ini kita hadir bersama di tengah masyarakat untuk menggalang kepedulian bagi saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah gempa di Flores. Ini adalah bentuk kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan dari keluarga besar Flobamora NTB,” ujar Fransiskus Xaverius Lon.»
Menurutnya, besar kecilnya bantuan bukanlah hal utama. Yang terpenting adalah ketulusan dan kepedulian masyarakat untuk hadir membantu sesama yang sedang mengalami kesulitan.
«“Mungkin apa yang kita kumpulkan hari ini tidak sebanding dengan seluruh kebutuhan di lapangan. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana kita menunjukkan bahwa saudara-saudara kita di Flores tidak sendiri. Ada keluarga, sahabat, dan masyarakat di NTB yang peduli terhadap mereka,” tambahnya.»
Fransiskus juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan bantuan selama aksi berlangsung.
«“Atas nama IKB FLOBAMORA NTB, kami menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh masyarakat Kota Mataram yang melintas di dua lokasi penggalangan dana dan telah dengan ikhlas memberikan bantuan. Kepedulian Bapak, Ibu, dan saudara-saudara semua sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Flores,” ungkapnya.»
Sementara itu, Ketua Tim Satgas Tanggap Bencana IKB FLOBAMORA NTB, Atus Ndoen, menjelaskan bahwa aksi penggalangan dana tersebut merupakan salah satu bentuk respons nyata Satgas dalam menjalankan misi kemanusiaan.
«“Satgas Tanggap Bencana IKB FLOBAMORA NTB akan terus bergerak dan hadir untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Hari ini kami turun langsung bersama Ketua Umum, panitia dan relawan untuk mengajak masyarakat NTB ikut mengambil bagian dalam membantu korban gempa Flores,” kata Atus Ndoen.»
Atus menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Menurutnya, dukungan masyarakat, sekecil apa pun, dapat memberikan harapan bagi para korban yang sedang menghadapi masa sulit.
«“Bagi kami, solidaritas tidak mengenal batas wilayah. Ketika saudara kita mengalami musibah, kita harus hadir. Tidak harus menunggu memiliki banyak, karena setiap bentuk kepedulian yang diberikan dengan ikhlas akan sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan,” tuturnya.»
Ia juga mengapresiasi respons positif masyarakat Kota Mataram yang turut memberikan bantuan di dua lokasi penggalangan dana.
«“Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat Kota Mataram. Mereka yang melintas di CFD Udayana maupun di Lampu Merah Sriwijaya telah menunjukkan kepedulian yang luar biasa. Bantuan yang terkumpul hari ini merupakan bentuk nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat,” lanjut Atus.»
Aksi penggalangan dana di dua titik tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Ketua Umum IKB FLOBAMORA NTB, Tim Satgas Tanggap Bencana, panitia, dan relawan bahu-membahu mengajak masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap korban gempa Flores.
Hasil penggalangan dana sebesar Rp7.600.000 dari dua lokasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepedulian masyarakat Kota Mataram terhadap sesama masih sangat kuat. Setiap donasi yang diberikan, baik dalam jumlah kecil maupun besar, menjadi bagian dari dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Flores.
IKB FLOBAMORA NTB kembali menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh masyarakat Kota Mataram yang melintas di dua lokasi penggalangan dana dan telah memberikan bantuan dengan penuh keikhlasan. Dukungan tersebut tidak hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi penyemangat dan bentuk solidaritas bagi saudara-saudara di Flores.
Melalui kegiatan ini, Tim Satgas Tanggap Bencana IKB FLOBAMORA NTB menegaskan komitmennya untuk terus bergerak dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, dan kebencanaan. Semangat tersebut diharapkan dapat terus berkembang sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk membantu dan menguatkan masyarakat yang terdampak bencana.
Dari NTB untuk Flores. Dari kepedulian menjadi aksi, dari solidaritas menjadi kekuatan untuk bangkit bersama.
@adminjadiupdate