Mataram, 17 Agustus 2026 - Ikatan Keluarga Besar Flobamora (IKB FLOBAMORA) NTB menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dengan bergerak bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Tim Posko Bencana Flores IKB FLOBAMORA serta Aksi Solidaritas Kemanusiaan KRBNN Bali, NTB dan NTT. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian masyarakat NTT di perantauan bersama berbagai elemen masyarakat dalam membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di Flores.
Gerakan kemanusiaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk penggalangan solidaritas, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong lintas daerah. IKB FLOBAMORA NTB bersama Pemerintah NTB berupaya memastikan dukungan dan bantuan kemanusiaan dapat dihimpun serta disalurkan secara tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam sambutannya, Gubernur Nusa Tenggara Barat menyampaikan apresiasi terhadap gerakan solidaritas yang dilakukan IKB FLOBAMORA NTB bersama seluruh elemen yang terlibat. Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi bagian penting dari nilai kemanusiaan.
Gubernur NTB juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB mendukung berbagai bentuk aksi kemanusiaan yang lahir dari masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas, serta masyarakat umum dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi bencana. “Solidaritas seperti ini menunjukkan bahwa ketika saudara kita mengalami musibah, kita tidak tinggal diam. Pemerintah bersama masyarakat harus hadir dan bergerak bersama untuk memberikan dukungan terbaik,” demikian pesan Gubernur NTB dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum IKB FLOBAMORA NTB, Fransiskus Xaverius Lon, SE., menyampaikan bahwa pembentukan Tim Posko Bencana Flores merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Flobamora di NTB terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi bencana. Menurut Fransiskus, keberadaan masyarakat Flobamora di NTB bukan hanya menjadi bagian dari kehidupan sosial dan pembangunan daerah, tetapi juga memiliki ikatan persaudaraan yang kuat dengan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. “Ini adalah panggilan kemanusiaan. Ketika saudara-saudara kita di Flores mengalami musibah, maka keluarga besar Flobamora harus hadir dan bergerak bersama. Kita ingin menunjukkan bahwa jarak tidak pernah memutus tali persaudaraan dan kepedulian,” ujar Fransiskus Xaverius Lon.
Ia menambahkan, aksi solidaritas tersebut diharapkan dapat menggerakkan lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Bantuan tidak hanya dimaknai dalam bentuk materi, tetapi juga doa, tenaga, perhatian, dan dukungan moral bagi para korban serta keluarga yang terdampak.
Kolaborasi melalui Tim Posko Bencana Flores IKB FLOBAMORA dan Aksi Solidaritas Kemanusiaan KRBNN Bali, NTB dan NTT sekaligus memperlihatkan kuatnya jaringan persaudaraan masyarakat NTT di berbagai daerah. Semangat tersebut menjadi modal sosial untuk bersama-sama membantu masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara IKB FLOBAMORA NTB, Pemerintah Provinsi NTB, KRBNN, masyarakat Bali, NTB, NTT, serta berbagai pihak lainnya.
Melalui aksi tersebut, pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: bencana adalah duka bersama, dan kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah. Ketika satu saudara membutuhkan pertolongan, maka yang lain hadir untuk menguatkan dan membantu.
@adminjadiupdate