Mataram, 24 Juni 2026 - Komitmen mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Mataram (FAPERTA UMMAT) dalam mengimplementasikan nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, kembali diwujudkan melalui kegiatan FAPERTA Back To Village (FBTV) Jilid IV. Program pengabdian masyarakat tahunan ini menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat, membawa ilmu pengetahuan, inovasi, serta semangat pemberdayaan yang berorientasi pada kebermanfaatan dan keberlanjutan.
FBTV Jilid IV merupakan program kolaboratif yang
diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Pertanian (BEM
FAPERTA UMMAT) bersama Perhimpunan Mahasiswa Teknik Pertanian
(PERMATEKTA UMMAT) dan Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian
(HIMATEKTA UMMAT). Kegiatan ini dilaksanakan selama 14 hari di Desa
Rempek Darussalam, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, dengan
melibatkan mahasiswa yang berperan aktif sebagai mitra masyarakat dalam proses
belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Mengusung semangat “Dari Kampus untuk Desa”, FBTV
Jilid IV menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai teori
di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi
solusi nyata bagi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kehadiran
mahasiswa di desa menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam mendukung
pembangunan berbasis potensi lokal.
Berbagai potensi dan kompetensi yang dimiliki oleh setiap
organisasi mahasiswa dihimpun menjadi satu kekuatan kolaboratif untuk merancang
program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sinergi antara BEM
FAPERTA UMMAT, PERMATEKTA UMMAT, dan HIMATEKTA UMMAT diharapkan mampu
menghasilkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga
memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kapasitas masyarakat desa.
Desa Rempek Darussalam dipilih sebagai lokasi pelaksanaan
FBTV Jilid IV karena memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah serta
potensi pertanian dan perkebunan yang menjanjikan. Komoditas unggulan seperti
kakao, kopi, kelapa, dan pisang telah menjadi penopang utama perekonomian
masyarakat setempat. Didukung oleh kondisi tanah yang subur dan lingkungan yang
mendukung, desa ini memiliki peluang besar untuk terus berkembang menjadi
kawasan pertanian yang produktif dan berdaya saing.
Melalui FBTV Jilid IV, mahasiswa berupaya menghadirkan
berbagai kegiatan edukatif, pendampingan masyarakat, transfer teknologi tepat
guna, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia yang disesuaikan dengan
karakteristik dan kebutuhan desa. Pendekatan partisipatif yang diterapkan dalam
setiap kegiatan diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih optimal dalam
mengelola potensi lokal yang dimiliki, sekaligus membuka peluang pengembangan
usaha berbasis pertanian dan hasil perkebunan.
Lebih dari sekadar program pengabdian, FBTV Jilid IV menjadi
wadah pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa. Interaksi langsung dengan
masyarakat memberikan pengalaman nyata tentang pentingnya membangun komunikasi,
memahami kondisi sosial, serta merumuskan solusi yang aplikatif dan
berkelanjutan. Mahasiswa tidak hanya hadir untuk mengajarkan, tetapi juga
belajar dari kearifan lokal, semangat gotong royong, dan ketangguhan masyarakat
desa dalam mengelola sumber daya yang ada.
FBTV Jilid IV membuktikan bahwa kolaborasi antarorganisasi
mahasiswa mampu melahirkan gerakan pengabdian yang lebih kuat, terarah, dan
berdampak luas. Dengan membawa semangat menebar ilmu, menghadirkan inovasi, dan
menumbuhkan budaya pengabdian, mahasiswa FAPERTA UMMAT terus berupaya menjadi
bagian dari solusi dalam mendukung pembangunan desa yang mandiri, produktif,
dan berkelanjutan.
Melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama
masyarakat, FBTV Jilid IV diharapkan tidak hanya meninggalkan jejak kegiatan,
tetapi juga menumbuhkan inspirasi, mempererat hubungan antara perguruan tinggi
dan masyarakat, serta menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan desa yang
semakin maju, sejahtera, dan berdaya.
@adminjadiupdate
.jpg)