Wisuda Tahfidz Angkatan IV, Yayasan Ahlul Qur'an Al Anshori Perkuat Komitmen Cetak Generasi Qur'ani Berbasis Sains dan Teknologi

Gerung, 2 Agustus 2026 - Yayasan Ahlul Qur'an Al Anshori kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi Qur'ani melalui penyelenggaraan Wisuda Tahfidzul Qur'an dan Tahsin Angkatan IV bagi santri Rumah Tahfidz Qur'an Al Anshori Golongan 1-9 Juz. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Gerung, berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh pembina yayasan, pengurus, ustaz dan ustazah, orang tua santri, serta tamu undangan.

Prosesi wisuda menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi para santri yang telah menyelesaikan target hafalan Al-Qur'an sekaligus meningkatkan kualitas bacaan melalui program tahsin yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Momen ini juga menjadi bukti nyata kesungguhan yayasan dalam mencetak generasi yang mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Ahlul Qur'an Al Anshori menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda angkatan keempat. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan menghafal Al-Qur'an, melainkan awal untuk terus menjaga hafalan, memperkuat akhlak, serta mengamalkan ajaran Al-Qur'an di tengah masyarakat. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh orang tua yang telah mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada putra-putrinya selama proses pembelajaran.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Rumah Tahfidz Qur'an Al Anshori mengajak seluruh wisudawan untuk tetap istiqamah melakukan murojaah, meningkatkan kualitas bacaan, serta menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup sepanjang hayat. Ia juga memberikan motivasi kepada santri yang belum mengikuti wisuda agar terus bersemangat dalam belajar hingga mencapai target hafalan pada angkatan berikutnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Ahlul Qur'an Al Anshori, Karyanik, ST., MT., IPM, dalam tausiahnya menegaskan bahwa pembangunan generasi Qur'ani harus berjalan beriringan dengan penguasaan ilmu pengetahuan, sains, teknologi, dan keterampilan. Menurutnya, perpaduan antara nilai-nilai Al-Qur'an dan kompetensi akademik akan melahirkan generasi yang beriman, unggul, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Pada kesempatan tersebut, Karyanik juga mengumumkan rencana strategis yayasan untuk mendirikan Sekolah Menengah Pertama Islam Sains dan Teknologi (SMPIST) serta Sekolah Menengah Atas Islam Sains dan Teknologi (SMAIST). Kehadiran kedua lembaga ini diharapkan menjadi solusi pendidikan terpadu bagi para lulusan sekolah dasar agar dapat melanjutkan pendidikan formal tanpa meninggalkan program tahfidz Al-Qur'an.

"Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki hafalan Al-Qur'an yang kuat, tetapi juga menguasai sains dan teknologi serta memiliki karakter kepemimpinan yang berakhlakul karimah," ungkap Karyanik.

Melalui Wisuda Tahfidz dan Tahsin Angkatan IV ini, Yayasan Ahlul Qur'an Al Anshori semakin mengukuhkan perannya sebagai lembaga yang berkomitmen mencetak generasi Qur'ani berkualitas. Dengan pengembangan pendidikan formal berbasis Al-Qur'an, sains, dan teknologi, yayasan optimistis dapat melahirkan generasi emas Indonesia yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan masyarakat.

@adminjadiupdate

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama