Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 20 Perkuat Pemberdayaan UMKM Budidaya Jamur Tiram di Dusun Medas Bedugul


Gunungsari, 23 Juli 2026 - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) Periode 40 Kelompok 20 yang bertugas di Desa Taman Sari, Kecamatan Gunungsari, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satu program yang dilaksanakan adalah kolaborasi bersama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) budidaya jamur tiram di Dusun Medas Bedugul sebagai upaya meningkatkan kapasitas usaha berbasis potensi lokal.

Kegiatan pendampingan dilakukan melalui keterlibatan langsung mahasiswa dalam proses budidaya jamur tiram. Mahasiswa mempelajari sekaligus membantu tahapan produksi, mulai dari sterilisasi media tanam, pengisian baglog, hingga proses inokulasi bibit sesuai dengan prosedur yang diterapkan oleh pelaku usaha. Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan dan pengembangan UMKM di tingkat desa.

Selain membantu proses produksi, mahasiswa KKN bersama pelaku UMKM juga berdiskusi mengenai strategi pengembangan usaha, meliputi peningkatan kualitas produk, pengelolaan usaha yang lebih efektif, serta pemanfaatan peluang pemasaran agar produk jamur tiram mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, diharapkan UMKM dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua KKN UMMAT Kelompok 20, Arkan Ramdani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui sinergi dengan pelaku usaha lokal.

"Kolaborasi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar secara langsung dari para pelaku UMKM sekaligus memberikan kontribusi sesuai kemampuan yang kami miliki. Kami berharap pendampingan yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan usaha jamur tiram, baik dari sisi produksi maupun penguatan semangat berwirausaha masyarakat," ujar Arkan.

Ia menambahkan bahwa keberadaan UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi desa. Oleh karena itu, mahasiswa KKN berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan dampak nyata melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas produksi dan pengembangan usaha.

Pelaku UMKM jamur tiram di Dusun Medas Bedugul menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN UMMAT. Semangat, antusiasme, dan partisipasi aktif mahasiswa selama kegiatan berlangsung dinilai mampu memberikan motivasi baru dalam meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperluas peluang pengembangan usaha di masa mendatang.

Melalui program kolaborasi ini, Mahasiswa KKN UMMAT Kelompok 20 berharap hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung lahirnya UMKM desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya berfokus pada penyuluhan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi lokal.


@adminjadiupdate

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama